Mungkin yang di maksud pak Agung berjalan pelan di tengah kemacetan, yang tidak lebih dari 20kpj.
Pada 5 Oktober 2010 15.51, ricky lembayung <rlembayung@yahoo.com> menulis:
Mau tanya,
Klo pengereman model motor matic (Combi Brake) gimana ?
salam
Dari: henry parasian <henryparasian@yahoo.co.id>Terkirim: Sel, 5 Oktober, 2010 15:48:13
Judul: Re: [karisma_honda] Sharing Daily Riding oleh Daily Rider
pak agung, setahu ane, gak semuanya kondisi jalan harus rem depan dahulu. Ini ane dapat dari beberapa instruktur seperi pak Jusri atau dari videonya Jerry "motorman" paladino. Dalam tikungan misalnya, saat kecepatan rendah, jika kita pake rem depan, kemungkinan besar akan gusrak. Argumentasinya, rem depan punya andil lebih besar dalam menghentikan laju kendaraan. Dan coba praktekkan memutar balik di U-turn dan langsung pake rem depan, keseimbangan kita akan goyah. Menurut JP, "Do not use front break when you're on low speed and tight manuever". Argumentasinya, rem belakang bisa kita gunakan untuk mengontrol laju kendaraan, tanpa perlu mengorbankan keseimbangan. Dan ini berlaku untuk tipe motor apapun.
Tehnik ini sudah ane lakukan sejak dua tahun terakhir. Setiap kali tikungan, tangan lepas dari rem depan, selepas tikungan pegang lagi rem depan. Lalu bagaimana jika harus mengerem? Di tikungan, mungkin berly bisa mengkoreksi jika salah, disitulah resiko tertinggi. Rem apapun yang digunakan, karena posisi kita miring, akan menyebabkan berkurangnya momentum dan gusrak akan menghampiri. Boleh mengerem, tetapi SAAT MENJELANG tikungan, bukan saat menikung. Toh kalaupun harus mengerem, biasanya dianjurkan bermanuver untuk menegakkan posisi, baru mengerem. Maka dari itu, tabrakan di tikungan, biasanya sulit dihindari. Makanya para pembalap motogp, jika telat mengerem, biasanya mereka melebar, atau membiarkan lurus bablas ke pinggiran sirkuit alias pasir/kerikil. Mereka menghindari jatuh. Tapi kalau di public road, kecepatan harus dijaga supaya tidak kehilangan momentum.
Juga saat melakukan u-turn, dengan kombinasi counter weight, plus rem belakang, ane selalu sukses tanpa terkaget harus ngerem. Sebelumnya, beberapa kali u-turn, pernah rem depan, dan hampir gusrak. Ane berani bilang begini, karena udah ngebuktiin teori tersebut (baik dengan si black/redbastard). Menggunakan rem belakang saat u-turn memberikan kontrol dan balance yang lebih baik. Coba deh pak agung dan rekan-rekan di sini praktekin u-turn dan bandingkan antara penggunaan rem depan dan rem belakang.
Monggo...
smart bastard!
http://bodats.wordpress.com
--- Pada Sel, 5/10/10, Agung S <mags637@gmail.com> menulis:
Dari: Agung S <mags637@gmail.com>
Judul: Re: [karisma_honda] Sharing Daily Riding oleh Daily Rider
Kepada: karisma_honda@yahoogroups.com
Tanggal: Selasa, 5 Oktober, 2010, 3:20 PMBagus kok Ndry.....cuma ane kurang setuju dengan pernyataan "jangan menggunakan rem depan saat berjalan pelan".
Menurut gw justru kita harus biasakan selalu menggunakan rem depan terlebih dahulu baru di ikuti yg belakang. Ini penting agar nantinya menjadi refleks saat terpaksa harus rem mendadak dalam kondisi apapun. Dengan kita kadang menggunakan rem belakang terlebih dahulu, akan membuat refleks kita juga bisa seperti itu ..... dan ini sangat berbahaya khususnya bagi pengendara yg motornya bertype sport / agak nungging......
--
Salam,
Ozqy
__._,_.___
- KOPDAR RUTIN KHCC 1x 1 bulan, minggu pertama hari Jum'at, Pelataran Patung Panahan Senayan, Jam 18.30 - 21.30
==========================================================================
- Info, masukan, saran maupun kritik untuk KHCC, silahkan kirim email ke : pengurus@khcc.or.id
===========================================================================
Related Link: http://www.khcc.or.id
==========================================================================
- Info, masukan, saran maupun kritik untuk KHCC, silahkan kirim email ke : pengurus@khcc.or.id
===========================================================================
Related Link: http://www.khcc.or.id
.
__,_._,___